BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kadipaten 3 Bojonegoro, Selasa (7/10/2025). Sidak ini bertujuan memastikan makanan yang dikonsumsi siswa aman, bersih, dan bergizi sesuai standar.
Sebelum meninjau sekolah, Bupati Wahono bersama rombongan mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sunan Kalijaga, tempat pengolahan makanan MBG. Di sana, Bupati memeriksa proses pengolahan, kebersihan dapur, kelayakan bahan pangan, dan kesesuaian menu yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah penerima program.
“Menjaga kebersihan dan ketelitian dalam proses pengolahan merupakan hal penting agar makanan yang disajikan untuk anak-anak tetap aman dan bergizi,” tegas Bupati Wahono.
Setelah itu, Bupati melanjutkan pemantauan ke SDN Kadipaten 3. Ia memantau proses pendistribusian makanan dari SPPG hingga tahap pembagian kepada siswa, sekaligus memastikan kualitas makanan dari aroma, tekstur, hingga rasa.
Bupati menekankan pentingnya prosedur pemeriksaan sampel makanan sebelum dibagikan kepada anak-anak. “Sekolah perlu memastikan satu sampel makanan dicek terlebih dahulu dan dibagikan segera setelah tiba. Anak-anak juga harus dibiasakan mencuci tangan sebelum makan,” ujarnya.
Kehadiran Bupati disambut antusias para siswa. Yasyfi, salah satu siswa, menyatakan kegembiraannya dengan menu hari itu. “Enak, Pak! Saya suka sotonya,” ujarnya sambil tersenyum.
Kepala SDN Kadipaten 3, Siti Sujami’ah, menjelaskan bahwa program MBG telah berjalan sejak Januari 2025 untuk 113 siswa. Program ini memberi dampak positif bagi semangat belajar siswa, karena mereka menantikan waktu makan bersama.
“Orang tua juga sangat mendukung karena melihat langsung manfaatnya. Kami berharap program MBG ini terus berlanjut dengan pengawasan yang semakin baik,” ujarnya.
Sidak Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menghadirkan program Makan Bergizi Gratis yang aman, bergizi, dan memberikan kebahagiaan bagi setiap anak sekolah di Bojonegoro.










Leave a Reply