Dalam dunia literasi, banyak orang sering menemukan istilah “pernyataan umum”, terutama saat belajar tentang teks eksplanasi atau menulis artikel ilmiah. Namun, tidak semua orang benar-benar memahami apa itu pernyataan umum, bagaimana strukturnya, dan apa fungsinya dalam sebuah teks.
Sederhananya, pernyataan umum adalah bagian awal dari sebuah teks eksplanasi yang berisi gambaran umum tentang topik yang akan dibahas. Bagian ini berfungsi memperkenalkan pembaca pada konteks atau latar belakang sebelum penjelasan yang lebih spesifik diberikan.
Artikel ini akan membantu kamu memahami secara detail apa itu pernyataan umum, ciri-cirinya, contohnya dalam berbagai konteks, dan cara membuatnya dengan benar agar tulisanmu lebih menarik dan informatif.
Apa Itu Pernyataan Umum?
Mari mulai dari definisinya.
Pernyataan umum adalah bagian pembuka dalam sebuah teks eksplanasi yang berisi penjelasan singkat dan umum tentang topik yang akan dijelaskan lebih lanjut.
Bagian ini menjadi fondasi agar pembaca memahami apa yang sedang dibicarakan. Dalam konteks teks eksplanasi, pernyataan umum biasanya menjelaskan fenomena alam, sosial, atau budaya yang akan diurai pada bagian berikutnya.
Contoh sederhana:
“Gunung berapi adalah salah satu bentuk permukaan bumi yang dapat memuntahkan magma dari dalam perut bumi.”
Kalimat ini merupakan pernyataan umum karena memberikan gambaran singkat tentang topik utama, yaitu gunung berapi, tanpa menjelaskan penyebab atau prosesnya secara detail.
Fungsi Pernyataan Umum dalam Teks Eksplanasi
Fungsi utama pernyataan umum adalah memberikan gambaran awal bagi pembaca agar memahami konteks dari fenomena yang akan dijelaskan. Namun, lebih dari itu, bagian ini juga berperan penting untuk:
-
Menarik perhatian pembaca.
Sebuah tulisan yang dimulai dengan kalimat umum dan informatif membuat pembaca ingin tahu lebih lanjut. -
Memberi latar belakang informasi.
Dengan memberikan gambaran dasar, pembaca memiliki pemahaman awal sebelum membaca bagian penjelasan mendetail. -
Menyusun struktur logis.
Dalam teks eksplanasi, struktur terdiri dari pernyataan umum → deretan penjelasan → interpretasi. Tanpa pernyataan umum, tulisan terasa langsung meloncat ke inti tanpa pengantar yang jelas. -
Menunjukkan arah pembahasan.
Pembaca dapat menebak topik utama yang akan dibahas dan apa yang akan mereka pelajari dari teks tersebut.
Ciri-Ciri Pernyataan Umum
Agar kamu bisa mengenali dan membuat pernyataan umum yang baik, berikut beberapa cirinya:
1. Bersifat Umum
Pernyataan umum tidak menjelaskan secara detail. Ia hanya memberikan informasi global yang berlaku untuk banyak situasi.
Contoh:
“Hujan adalah proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi.”
2. Mengandung Fakta dan Informasi Objektif
Bagian ini biasanya berisi fakta ilmiah atau fenomena nyata, bukan opini pribadi.
Contoh:
“Bumi berputar pada porosnya setiap 24 jam.”
Kalimat ini bersifat faktual, tidak dipengaruhi pendapat pribadi.
3. Menjadi Pengantar atau Pembuka
Pernyataan umum berada di awal teks untuk memperkenalkan topik utama.
Contoh:
“Pemanasan global merupakan masalah lingkungan yang memengaruhi seluruh makhluk hidup di bumi.”
4. Tidak Mengandung Unsur Waktu
Biasanya, pernyataan umum tidak menjelaskan urutan waktu atau proses. Bagian ini hanya menjabarkan fenomena secara menyeluruh.
Struktur Teks Eksplanasi dan Posisi Pernyataan Umum
Untuk memahami posisi pernyataan umum, kamu perlu tahu struktur utama teks eksplanasi yang terdiri dari tiga bagian:
-
Pernyataan Umum (General Statement)
→ Menjelaskan fenomena secara umum. -
Deretan Penjelasan (Sequence of Explanation)
→ Menguraikan penyebab, proses, dan akibat dari fenomena tersebut. -
Interpretasi atau Kesimpulan (Interpretation)
→ Menyimpulkan atau memberikan pandangan terhadap fenomena yang dijelaskan.
Contoh struktur lengkap:
Judul: Terjadinya Hujan
-
Pernyataan Umum:
“Hujan adalah proses jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi yang terjadi karena siklus air.” -
Deretan Penjelasan:
“Air di permukaan laut menguap menjadi uap air karena panas matahari. Uap air naik ke atmosfer dan membentuk awan. Ketika awan menjadi jenuh, uap air berubah menjadi titik air yang jatuh sebagai hujan.” -
Interpretasi:
“Hujan merupakan bagian penting dari siklus air yang menjaga keseimbangan ekosistem di bumi.”
Dengan contoh ini, kamu bisa melihat bagaimana pernyataan umum berfungsi sebagai pembuka yang memperkenalkan topik sebelum penjelasan mendalam dimulai.
Jenis-Jenis Pernyataan Umum Berdasarkan Konteks
Pernyataan umum bisa ditemukan di berbagai jenis teks, tidak hanya teks eksplanasi. Berikut beberapa jenisnya:
1. Pernyataan Umum dalam Teks Eksplanasi Alam
Menjelaskan fenomena alam seperti gempa bumi, gunung meletus, hujan, atau badai.
Contoh:
“Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam kerak bumi.”
2. Pernyataan Umum dalam Teks Eksplanasi Sosial
Menjelaskan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.
Contoh:
“Kemiskinan adalah kondisi di mana seseorang atau kelompok tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.”
3. Pernyataan Umum dalam Artikel Ilmiah Populer
Menjadi pengantar yang menjelaskan latar belakang fenomena atau isu yang dibahas.
Contoh:
“Perubahan iklim menjadi isu global yang memengaruhi kehidupan manusia di berbagai aspek.”
4. Pernyataan Umum dalam Teks Pendidikan
Menjelaskan konsep atau teori secara ringkas sebelum pembahasan lebih lanjut.
Contoh:
“Fotosintesis merupakan proses penting yang dilakukan tumbuhan untuk menghasilkan makanan dan oksigen.”
Cara Membuat Pernyataan Umum yang Baik dan Efektif
Membuat pernyataan umum yang baik membutuhkan pemahaman terhadap topik dan gaya penulisan yang informatif. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:
1. Tentukan Topik Utama
Pilih fenomena atau isu yang ingin dijelaskan. Misalnya: “Pemanasan global”, “Banjir”, atau “Gunung meletus”.
2. Kumpulkan Fakta Umum
Cari informasi dasar dari sumber tepercaya seperti buku, jurnal, atau situs resmi.
Contoh: “Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata bumi akibat efek rumah kaca.”
3. Gunakan Kalimat Efektif
Tulislah dengan kalimat yang singkat, jelas, dan tidak berbelit. Hindari kalimat panjang yang membuat pembaca kehilangan fokus.
4. Gunakan Bahasa Netral dan Ilmiah
Hindari opini atau kata subjektif seperti “menurut saya” atau “saya rasa”. Pernyataan umum harus objektif.
5. Kaitkan dengan Konteks Tulisan
Pastikan pernyataan umum relevan dengan isi teks. Jika teks membahas banjir, maka pernyataan umum harus menjelaskan apa itu banjir, bukan penyebabnya.
Kesalahan Umum Saat Menulis Pernyataan Umum
Meskipun terlihat sederhana, banyak orang masih keliru saat menulis bagian ini. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi:
-
Langsung Masuk ke Penjelasan Detail
Misalnya, menulis proses hujan tanpa memperkenalkan apa itu hujan terlebih dahulu. -
Mengandung Pendapat Pribadi
Pernyataan umum tidak boleh berisi opini. Contoh salah: “Menurut saya, gunung berapi sangat berbahaya.” -
Menggunakan Bahasa Emosional
Hindari kata seperti “menakutkan”, “menyedihkan”, atau “hebat”. Pernyataan umum harus netral dan faktual. -
Tidak Sesuai dengan Topik Utama
Kadang penulis membuat kalimat pembuka yang terlalu melebar hingga keluar dari topik utama.
Contoh Pernyataan Umum dari Berbagai Tema
Untuk memperkuat pemahamanmu, berikut beberapa contoh pernyataan umum dari berbagai topik.
1. Tema Alam: Gunung Meletus
“Gunung berapi adalah celah di permukaan bumi tempat keluarnya magma dari dalam perut bumi.”
2. Tema Sosial: Kemacetan
“Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu masalah utama di kota-kota besar yang memengaruhi aktivitas masyarakat.”
3. Tema Pendidikan: Teknologi dalam Pembelajaran
“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara belajar siswa di seluruh dunia.”
4. Tema Kesehatan: Gizi Seimbang
“Gizi seimbang adalah kondisi ketika tubuh memperoleh asupan nutrisi sesuai kebutuhan.”
5. Tema Lingkungan: Sampah Plastik
“Sampah plastik menjadi salah satu ancaman terbesar bagi lingkungan karena sulit terurai secara alami.”
Semua contoh di atas bersifat umum, netral, dan memberikan gambaran topik sebelum pembahasan lebih mendalam.
Pendapat Ahli Tentang Pentingnya Pernyataan Umum
Menurut Prof. Dr. Sugiharto, pakar linguistik dari Universitas Negeri Malang:
“Pernyataan umum bukan sekadar pembuka teks, tetapi penentu pemahaman pembaca. Jika pernyataan umum tidak jelas, pembaca akan kesulitan memahami isi teks.”
Pendapat ini menegaskan pentingnya menulis pernyataan umum dengan hati-hati dan akurat.
Sementara menurut Dewi Kartikasari, M.Pd, ahli pendidikan bahasa Indonesia:
“Pernyataan umum yang baik seharusnya mampu menjembatani pengetahuan awal pembaca dengan pengetahuan baru yang akan dijelaskan dalam teks.”
Tips Ahli: Meningkatkan Kualitas Teks Eksplanasi
Agar teks eksplanasimu terlihat profesional dan mudah dipahami:
-
Gunakan kalimat aktif agar lebih menarik.
-
Tambahkan kata penghubung logis seperti selain itu, kemudian, selanjutnya, dan akhirnya.
-
Gunakan fakta ilmiah dan data dari sumber valid.
-
Hindari pengulangan kalimat atau istilah yang sama terlalu sering.
-
Baca ulang tulisanmu untuk memastikan pernyataan umum sesuai dengan isi teks.
Kesimpulan: Pernyataan Umum Adalah Dasar dari Teks yang Informatif
Dari pembahasan panjang di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa pernyataan umum adalah kalimat pembuka dalam teks eksplanasi yang memberikan gambaran umum tentang topik yang akan dibahas.
Fungsinya sangat penting untuk memperkenalkan topik, menarik perhatian pembaca, dan memberikan konteks sebelum penjelasan mendalam disajikan.
Dengan memahami pengertian, ciri, dan contohnya, kamu bisa menulis teks eksplanasi atau artikel ilmiah yang lebih terstruktur, informatif, dan menarik.
Ingat, pernyataan umum yang baik adalah kunci agar pembaca memahami isi tulisanmu dengan cepat dan tepat.










Leave a Reply